Skip to main content

follow us

Cara Membuat Hati Tenang dengan Membaca Shalawat Nabi

Cara Membuat Hati Tenang dengan Membaca Shalawat Nabi ini adalah catatan yang berulang kali dibahas. Namun anda mesti mau mencobanya. Coba saja dulu! Nanti silahkan rasakan keajaibannya. Karenakalau tidak dicoba anda tidak akan tahu manfaatnya.

Ada beberapa hal soal membaca shalawat ini, antara lain:
  • Bershalawat itu boleh tanpa berwudhu. Namun sebaiknya kalau anda punya kebutuhan khusus seperti menginginkan ketenangan hati maka anda harus maksimal. Mandi dulu, wudhu sekalian. Kalau tidak cuci muka dan bersihkan gigi. Pakaian juga sebisa mungkin rapi. 
  • Shalawat tetap diterima meski tidak khusyu. Namun sebaiknya bila anda sedang banyak keperluan, ingin mobil, rumah tanah, sehat, jodoh, dan yang lainnya, maka anda coba lebih khusyu lagi.
  • Meski tidak beitu paham, shalawat diterima Allah SWT. Namun sebaiknya kita berusaha memaknai. Shalawat itu sebuah doa. Doa terbaik adalah medoakan orang lain. Mendoakan orang lain boleh tanpa berwudhu. Tapi ini mendoakan Nabi? Coba berwudhu. 



Cara membuat hati tenang ini banak sekali wasilahnya. Sedekah termasuk di dalamnya. Ternyata ketenangan hati ada dalam sedekah juga maka jangan pelit-pelit. Banyaklah berbagi dengan sesama. Maka cara menenangkan hati dalam islam itu beragam salah satunya dengan bershalawat.

Mari ikuti dalil ini:

عن أبيّ بن كعب قال:" كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ إذا ذهب ثُلُثَا الليلِ قام، فقال: يا أيُّها الناسُ اذكُروا اللهَ اذكروا اللهَ، جاءتِ الرّاجفةُ، تَتْبَعُها الرادِفَةُ، جاء الموتُ بما فيه، جاء الموتُ بما فيه، قال أُبَيٌّ قلْتُ: يا رسولَ اللهِ إِنَّي أُكْثِرُ الصلاةَ عليْكَ فكم أجعَلُ لكَ من صلاتِي؟ فقال: ما شِئْتَ، قال: قلتُ: الرّبعَ، قال: ما شئْتَ، فإِنْ زدتَّ فهو خيرٌ لكَ، قلتُ: النّصفَ، قال: ما شئتَ، فإِنْ زدتَّ فهو خيرٌ لكَ، قال: قلْتُ: فالثلثينِ، قال: ما شئْتَ، فإِنْ زدتَّ فهو خيرٌ لكَ، قلتُ: أجعلُ لكَ صلاتي كلَّها، قال: إذًا تُكْفَى همَّكَ، ويغفرْ لكَ ذنبُكَ "، رواه التّرمذي والحاكم في المستدرك، وقال التّرمذي: حسن صحيح.


Kita langsung menuju ke bagian akhirnya saja. Dalil di atas berkaitan dengan shalawat sebagai zikir penenang hati dan pikiran. Dalam hal ini Rasulullah menjamin 2 hal bagi yang banyak bershalawata. Ingat banyak bershalawat. Yang dua itu adalah: Kebingungan dihilangkan dan dosa diampuni.

Lantas mana lafadz shalawatnya? Ini dia:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Itulah doa menenangkan hati dan pikiran dengan shalawat.

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar